Gate Valve: Fungsi Dan Kegunaan

Fungsi Dan Kegunaan Gate Valve

Bagi Anda yang berkecimpung di dunia proyek konstruksi, mekanikal, fabrikasi, terutama yang berkaitan dengan pipa mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah valve. Valve merupakan sebuah katup yang mengarahkan, mengatur atau mengontrol aliran (gas dan cairan atau zat padat yang terfluidisasi) dengan membuka, menutup sebagian atau menutup sepenuhnya katup. Bagi Anda yang masih bingung mengenai kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari, Anda dapat melihat aliran pipa air seperti kran air. Kran air merupakan contoh valve paling kecil dan paling dekat dengan kehidupan kita.

Valve dalam ukuran besar sangat berguna dalam bidang konstruksi, industri dan transporasi air minum. Cara kerja sistem valve biasanya manual baik itu hanya menggunakan tangan atau menggunakan alat bantu seperti pegangan atau tuas/pedal. Salah satu jenis valve yang paling banyak digunakan dan sering ditemui adalah gate valve.

Gate Valve: Fungsi dan Kegunaan

Gate valve merupakan valve yang sistem kerjanya dengan mengangkat gerbang penutupnya yang umumnya berbentuk bulat atau segi empat. Valve yang satu ini banyak digunakan dalam sistem perpipaan untuk menutup dan membuka aliran. Valve yang satu ini hanya diperuntukkan untuk memutuskan dan meneruskan aliran, tidak cocok untuk mengontrol debit aliran.

Karena fungsinya hanya cocok untuk membuka dan menutup aliran, katup jenis gate ini harus dioperasikan dengan benar-benar dibuka atau benar-benar ditutup. Jika gerbangnya dibiarkan setengah terbuka atau tertutup, biasanya terjadi gangguan berupa:

1. Pengikisan pada sudut gate

Laju aliran yang mengalami turbulensi karena katup yang setengah terbuka atau setengah tertutup akan mengikis sedikit demi sedikit sudut gate. Hal ini akan menyebabkan terjadinya kerusakan berkepanjangan pada gate sehingga kerja gate tidak akan sempurna.

2. Perubahan posisi gerbang

Turbulensi aliran yang terjadi juga dapat menyebabkan posisi gerbang penutup katup lama-kelamaan bergeser sehingga saat gerbang ditutup atau dibuka posisinya tidak akan sama lagi seperti awalnya. Perubahan posisi ini lama-kelamaan akan menyebabkan passing pada gate.

Cara pemasangan gate valve ini menggunakan prinsip yang sangat sederhana. Yaitu dengan menggunakan dua konektor berulir yang dihubungkan ke sistem pipa.

Adapun cara kerja valve gate ini juga sama sederhananya seperti cara pemasangannya. Cara kerjanya yaitu dengan memutar pengangan valve sehingga area konektor dan stoppingnya akan berubah.

Valve gate sendiri memiliki berapa jenis yang dibagi berdasarkan sistem operasinya. Adapun jenis valve gate di antaranya:

  1. Outside screw and yoke gate valve: jenis ini  tetap tapi sitemnya naik (biasanya dilakukan di medan dan temperatur yang tinggi)
  2. Non rissing stem gate valve: handwheel tetap stem juga tetap (digunakan untuk aliran yang tekanannya tidak terlalu tinggi)
  3. Rissing stem gate valve: handwheel naik stem juga naik (cocok digunakan untuk aliran yang tekanannya tidak tinggi)

Itulah jenis-jenis gate valve yang tersedia dan banyak digunakan. katup jenis gate menghadirkan banyak keuntungan saat digunakan. keuntungan tersebut di antaranya:

  1. Bebas dari kontaminasi
  2. Karena gerbangnya menutup penuh, tekanan akan hilang. Kondisi ini akan sangat berguna apalagi jika sedang melakukan instalasi dan perbaikan pada pipa.
  3. Waktu buka penuh
  4. Sangat ketat sehingga waktu menutup juga penuh

Itulah keuntungan menggunakan katup gate. Karena posisi menutup dan membukanya penuh, makan saat proses membuka dan menutupnya pun membutuhkan waktu yang cukup lama.

Gate valve dapat dengan mudah Anda temukan di temtera.com. Harganya sangat variatif tergantung kapasitas dan kualitas yang ingin Anda gunakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *